Kredit Mobil Tak Lagi Mudah DP Minimal 40%

Kendaraan beroda empat seperti mobil termasuk dalam jenis kendaraan yang akan selalu dibutuhkan demi kepentingan transportasi. Anda bisa membeli mobil dengan menggunakan metode bayar lunas (tunai) atau dengan sistem kredit.

Tentunya, bagi kebanyakan orang sistem kredit mobil merupakan alternatif termudah untuk membeli kendaraan beroda empat tersebut.

Jika Anda ingin menggunakan sistem kredit untuk membeli mobil yang Anda suka, gunakan jasa leasing kendaraan bermotor. Lembaga tersebut akan membantu Anda dalam berbagai hal hingga akhirnya permohonan kredit Anda diterima oleh lembaga pembiayaan.

Sebenarnya bagaimana mekanisme kredit kendaraan mobil dan benarkah sistem DP kredit mobil tahun 2020 minimal 40%? Temukan jawabannya pada ulasan berikut ini.

 Pembiayaan Kredit Mobil Oleh Leasing Tahun 2020

Kredit Mobil Tak Lagi Mudah DP Minimal 40%

Mungkin jika Anda sering melakukan kredit barang terutama barang berharga seperti mobil, motor, dan lain sebagainya pasti mengenal apa itu leasing. Perusahaan leasing merupakan sebuah kata yang berasal dari kata lease yang artinya adalah menyewakan sesuatu.

Leasing biasanya bekerjasama dengan lembaga pembiayaan untuk meloloskan proses kredit mobil tanpa DP atau dengan DP (down payment atau uang muka).

Nah, biasanya ada berbagai kesepakatan tertentu yang terjadi antara pihak-pihak yang berurusan dengan leasing. Seperti adanya pembayaran biaya sewa, pembayaran DP (uang muka), serta berapa lama cicilan yang harus dibayar untuk pengadaan barang.

Untuk kredit mobil murah, biasanya leasing menerapkan DP atau uang muka dengan jumlah tertentu, seperti DP 15 jtua rupiah, dan lain sebagainya. Lalu ada juga yang menerapkan DP sebesar sekian persen, untuk menarik minat calon pembeli.

Namun pada saat pandemi seperti ini, tingkat pembayaran DP dinaikkan untuk menyeleksi para lesse.

COVID-19 yang melanda negara kita selama sekitar 3 bulan ini memang menyebabkan bisnis kredit mobil tanpa DP atau dengan DP menjadi anjlok ke titik terendah.

Banyak para kreditur yang akhirnya tidak bisa membayar tagihan cicilan bulanan milik mereka karena macetnya perekonomian. Inilah yang menyebabkan para pelaku leasing menyeleksi calon kreditur yang akan membeli mobil dengan lebih ketat.

Bahkan belakangan ini DP kredit mobil diketahui meningkat menyentuh angka 40% setelah sebelumnya berada di kisaran 20%. Bisa diibaratkan jika proses kredit mobil dengan DP tak semudah biasanya, dan bahkan mungkin akan menyulitkan calon kreditur.

Hal ini ditujukan agar nantinya proses kredit kendaraan dengan nilai besar seperti mobil menjadi lebih terstruktur.

Tak hanya itu, kondisi ini diperkirakan akan bertahan hingga akhir dari pandemi COVID-19 yang diperkirakan melanda Indonesia. Bagi Anda yang memang berniat untuk melakukan kredit mobil syariah maupun konvensional, sebaiknya Anda mempersiapkan DP atau uang muka sebaik mungkin.

Besaran uang muka tentunya dipengaruhi harga awal dan tipe mobil yang akan dibeli, selain itu juga tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan leasing yang menangani kredit.

Oleh karena itu, Anda harus berkomunikasi sebaik mungkin dengan karyawan leasing agar nantinya bisa mendapatkan jumlah uang muka yang wajib dibayar terbaik.

Namun jika Anda memang tidak menyanggupi pembayaran uang muka yang mencapai titik maksimal atau sekitar 40%, sebaiknya jangan mulai mengambil kredit terlebih dahulu.

Anda bisa mengambil cicilan untuk kendaraan mobil ketika kondisi perekonomian telah membaik, atau minimal setelah pandemi dinyatakan usai.

Meskipun Presiden sudah mengeluarkan kebijakan relaksasi kredit untuk meringankan biaya cicilan kreditur, namun tetap saja uang muka yang harus dibayar cukup tinggi. Kembali kepada Anda, apakah ingin tetap mengambil kredit mobil tersebut atau menundanya hingga pandemi selesai.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply