Mau Subsidi Suku Bunga Kredit? Ini Syarat dari OJK

Saat ini kredit sudah menjadi hal yang umum dilakukan oleh kebanyakaan orang ketika ingin mendapatkan sebuah barang dengan harga yang tidak murah. Seperti ketika ingin membeli kendaraan, rumah, maupun pembiayaan modal usaha.

Namun, setiap kredit tentu memiliki suku bunga kredit yang besarnya berbeda-beda sesuai dengan nilai barang yang Anda kehendaki.

Untuk lebih memajukan seluruh kepentingan masyarakat, maka tentu saja banyak lembaga pembiayaan yang kemudian memberikan subsidi suku bunga kredit khususnya bagi para pengusaha yang ingin membuka usaha mereka.

Namun, walaupun diberikan kemudahan berupa subsidi suku bunga kredit, namun terdapat beberapa syarat yang diberlakukan oleh OJK guna dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan sesuai dengan penerima subsidi. Berikut ini beberapa syarat dari OJK mengenai subsidi bunga kredit.

OJK sendiri memberlakukan subsidi suku bunga kredit dan menerapkannya dibeberapa lembaga seperti pegadaian maupun lembaga perkerditan lainnya.

Mau Subsidi Suku Bunga Kredit Ini Syarat dari OJK

Setiap lembaga diberikan subsidi yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi dari nasabah di lembaga tersebut. untuk rata-rata subsidi sendiri biasanya OJK memberlakukan pemberian subsidi pada 3 bulan pertama.

Dimana pada setiap bulannya akan terdapat jumlah bunga yang berbeda, mulai dari 6% maupun 3% tergantung kebijakan OJK terhadap para penerima subsidi.

Selanjutnya, para UMKM maupun para penerima kredit pun juga dibedakan berdasarkan beberapa kriteria yang sudah ditetapkan OJK, dimana subsidi kredit bank juga memiliki persyaratan khusus.

Tidak semua debitur ataupun UMKM yang melakukan kredit akan menerima subsidi suku bunga kredit, seperti penerima kredit yang mengajukan kredit sampai dengan 10 miliar maka ia tidak berhak mendapatkan subsidi suku bunga kredit.

Kemudian, para debitur yang mengkredit rumah dengan tipe 21 hingga tipe 70 juga bukan tipe kriteria penerima subsidi suku bunga kredit.

Subsidi suku bunga kredit sendiri akan berlaku bagi seluruh debitur dengan pinjaman yang tidak terlalu banyak dan mereka yang memiliki performing loan dalam statusnya, dimana memiliki tingkat kolektibilitas perkreditan dengan kualitas 1 dan juga 2.

Selanjutnya, debitur yang akan mendapatkan subsidi suku bunga kredit yaitu para debitur yang memiliki riwayat baik, seperti riwayat pembayaran maupun riwayat persyaratan sebelum mengajukan kredit.

Lalu, debitur yang akan mendapatkan subsidi suku bunga kredit yaitu debitur yang memiliki NPWP serta riwayat pembayaran pajak yang baik.

Untuk penyalurannya sendiri, pihak bank atau lembaga akan memberikan proposal awal kepada debitur yang sudah memenuhi syarat subsidi bunga diatas untuk dilakukan persetujuan terlebih dahulu.

Setelah itu, lembaga atau bank perlu mensurvey dan memilih para debitur yang benar-benar membutuhkan subsidi tersebut seperti para debitur yang terkena dampak dari adanya Covid-19. Namun, untuk batasan nilai kreditnya yaitu hingga RP 500 juta hingga 10 miliar.

Namun, yang perlu Anda ketahui bahwa debitur yang akan memiliki peluang besar menerima subsidi suku bunga kredit yaitu mereka yang memiliki riwayat pembayaran kredit yang baik.

Artinya para debitur telah membayarkan tenor atau tanggungan mereka tepat pada waktunya dan tidak mengulur waktu serta jumlah yang sesuai dengan yang sudah disepakati sebelumnya. Bahkan mereka para debitur yang juga memiliki NPWP akan berpeluang besar menerima subsidi suku bunga kredit.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai suku bunga kredit dan juga syarat para penerima suku bunga kredit yang ditetapkan oleh OJK. Bagi Anda yang merupakan penerima kredit, maka Anda perlu memperhatikan hal tersebut untuk berpeluang menerima subsidi suku bunga kredit.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply